Rabu, 29 Juli 2026

Sinergi Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, dan PT. Mukti Plantation Perbaiki Akses Jalan Pelita Jaya – Ulak Muid

Tanah Pinoh Barat, Juli 2026 – Pemerintah Kecamatan Tanah Pinoh Barat bersama pemerintah desa melaksanakan kegiatan penanganan darurat perbaikan ruas jalan dan jembatan yang menghubungkan Desa Pelita Jaya hingga Desa Ulak Muid. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi yang dipimpin oleh Camat Tanah Pinoh Barat, Budiman, S.Sos., bersama para Kepala Desa se-Kecamatan Tanah Pinoh Barat pada Rabu, 8 Juli 2026, di Kantor Camat Tanah Pinoh Barat.

Rapat tersebut menghasilkan kesepakatan bersama untuk segera melakukan penanganan terhadap sejumlah titik jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga kelancaran akses transportasi masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta mobilitas pelayanan pemerintahan dan kegiatan ekonomi warga.

Sebagai tindak lanjut, pada Rabu, 15 Juli 2026, Camat Tanah Pinoh Barat bersama para Kepala Desa melakukan koordinasi langsung dengan pihak PT. Mukti Plantation guna memperoleh dukungan sarana dan prasarana. Hasil koordinasi tersebut mendapat respons positif, di mana perusahaan menyatakan kesiapannya membantu pelaksanaan pekerjaan dengan menyediakan 1 unit excavator mini dan 1 unit dump truck untuk mendukung proses perbaikan di lapangan.

Pembiayaan kegiatan dilaksanakan secara gotong royong melalui kontribusi dari 10 desa di Kecamatan Tanah Pinoh Barat, dengan masing-masing desa memberikan dukungan sebesar Rp1.000.000. Semangat kebersamaan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan pihak swasta dalam mengatasi kebutuhan infrastruktur yang mendesak.

Pekerjaan penanganan darurat mulai dilaksanakan pada Selasa, 21 Juli 2026. Sejak dimulainya kegiatan, alat berat dari PT. Mukti Plantation telah beroperasi di lokasi untuk memperbaiki badan jalan, meratakan titik-titik yang rusak, serta melakukan penanganan pada beberapa bagian jembatan yang membutuhkan perbaikan agar akses masyarakat tetap dapat dilalui dengan aman.

Hingga 29 Juli 2026, proses perbaikan masih terus berlangsung. Kegiatan di lapangan mendapat pengawalan langsung dari Camat Tanah Pinoh Barat, para Kepala Desa yang berkesempatan hadir, perangkat kecamatan, serta unsur terkait lainnya guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui kolaborasi yang baik antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan PT. Mukti Plantation, diharapkan kondisi ruas jalan penghubung Desa Pelita Jaya hingga Desa Ulak Muid dapat segera membaik sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar, aman, dan mampu mendukung peningkatan perekonomian serta pelayanan publik di wilayah Kecamatan Tanah Pinoh Barat.



Penulis: M. Marsalin PLD TPB 

Launching Posyandu 6 SPM dan Pengukuhan Tim Pembina Posyandu Kecamatan Tanah Pinoh Barat Digelar di Desa Pelita Jaya

Pelita Jaya, 27 Juli 2026 – Pemerintah Kecamatan Tanah Pinoh Barat melaksanakan kegiatan Launching Posyandu 6 (Enam) Standar Pelayanan Minimal (SPM) sekaligus Pengukuhan Tim Pembina Posyandu Kecamatan Tanah Pinoh Barat yang dipusatkan di Gedung Serbaguna Desa Pelita Jaya pada Senin (27/07/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Tanah Pinoh Barat Budiman, S.Sos, unsur Forkopimcam, Kepala Desa se-Kecamatan Tanah Pinoh Barat, Ketua TP PKK Desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, serta para tamu undangan lainnya. 

Sebelum kegiatan inti dimulai, sejak pukul 08.00 WIB panitia yang terdiri dari Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa Pelita Jaya bersama Pendamping Desa melaksanakan berbagai persiapan. Kegiatan tersebut meliputi penataan ruangan, pemasangan baliho dan backdrop acara, penyusunan meja serta kursi peserta, penyiapan meja registrasi dan daftar hadir, pengecekan sound system, penataan perlengkapan acara, hingga memastikan seluruh sarana pendukung telah siap digunakan. Koordinasi antar panitia juga dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar.

Tepat pukul 13.00 WIB, acara resmi dibuka dengan diawali registrasi peserta, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Camat Tanah Pinoh Barat Budiman, S.Sos. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa transformasi Posyandu melalui penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat. Beliau juga mengajak seluruh pemerintah desa, kader Posyandu, dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman dan perlindungan masyarakat di tingkat desa.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi Launching Posyandu 6 SPM, dilanjutkan Pengukuhan Tim Pembina Posyandu Kecamatan Tanah Pinoh Barat, penyampaian materi mengenai transformasi Posyandu, diskusi bersama peserta, serta sesi tanya jawab. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan Posyandu di wilayah Kecamatan Tanah Pinoh Barat.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh desa di Kecamatan Tanah Pinoh Barat mampu mengoptimalkan peran Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat yang terpadu, sehingga pelayanan dasar kepada masyarakat dapat semakin berkualitas, merata, dan berkelanjutan. Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa juga berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah desa dalam memperkuat kelembagaan Posyandu serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Penulis: M. Marsalin PLD TPB 

Kamis, 23 Juli 2026

Kunjungan Kerja Camat Tanah Pinoh Barat Dirangkaikan dengan Rembuk Stunting dan Musyawarah Perencanaan Penyusunan RKPDes TA 2027 di Desa Bukit Raya

Bukit Raya, 20 Juli 2026 – Setelah melaksanakan kegiatan di Desa Durian Jaya pada pagi hari, Camat Tanah Pinoh Barat bersama jajaran Pemerintah Kecamatan melanjutkan rangkaian kunjungan kerja ke Desa Bukit Raya pada Senin, 20 Juli 2026, yang dilaksanakan mulai pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB. Kegiatan dirangkaikan dengan Rembuk Stunting dan Musyawarah Perencanaan Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027.

Kegiatan dihadiri oleh Camat Tanah Pinoh Barat beserta Sekretaris Kecamatan, para Kepala Seksi (Kasi) dan staf Kecamatan, Kepala Desa Bukit Raya beserta perangkat desa, Ketua dan Anggota BPD, Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa (PLD), Ketua TP PKK Desa, Kader Pembangunan Manusia (KPM), Bidan Desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta unsur kelembagaan desa lainnya.



Dalam sambutannya, Kepala Desa Bukit Raya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Camat beserta rombongan Pemerintah Kecamatan. Beliau berharap melalui kegiatan ini terjalin koordinasi yang semakin baik antara Pemerintah Desa dan Pemerintah Kecamatan dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat.

Camat Tanah Pinoh Barat menyampaikan bahwa kunjungan ke Desa Bukit Raya merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja ke seluruh desa di wilayah Kecamatan Tanah Pinoh Barat. Setelah sebelumnya mengunjungi Desa Pelita Jaya, Desa Laja, Desa Lintah Taum, dan Desa Durian Jaya, Pemerintah Kecamatan akan melanjutkan agenda kunjungan ke Desa Togan Baru dan Desa Ganjang sesuai jadwal yang telah disusun. Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Kecamatan ingin memperkuat komunikasi, koordinasi, serta membangun sinergi dengan seluruh pemerintah desa dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan.



Camat juga mengajak seluruh peserta musyawarah untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun desa. Beliau menegaskan bahwa penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027 harus mengedepankan prinsip partisipatif, transparan, akuntabel, serta memperhatikan kebutuhan riil masyarakat. Selain itu, program percepatan penurunan stunting harus menjadi salah satu prioritas pembangunan desa agar kualitas kesehatan masyarakat semakin meningkat.

Selanjutnya, Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) memfasilitasi pelaksanaan Rembuk Stunting dengan membahas kondisi stunting di Desa Bukit Raya, mengidentifikasi berbagai permasalahan, serta menyusun usulan kegiatan prioritas yang akan diintegrasikan ke dalam RKPDes Tahun Anggaran 2027. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Musyawarah Perencanaan Penyusunan RKPDes, yang membahas usulan pembangunan dari berbagai bidang sesuai kebutuhan masyarakat dan prioritas desa.



Hasil kegiatan yang dicapai antara lain:

1. Terlaksananya Rembuk Stunting dan Musyawarah Perencanaan Penyusunan RKPDes TA 2027 dengan baik dan lancar.

2. Tersusunnya daftar usulan prioritas pembangunan desa dan program percepatan penurunan stunting sebagai bahan penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027.

3. Meningkatnya koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, BPD, TPP, tenaga kesehatan, dan seluruh unsur masyarakat.

4. Terbangunnya komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan desa yang partisipatif, tepat sasaran, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh usulan yang telah disepakati dapat menjadi dasar penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027 serta mendukung pembangunan Desa Bukit Raya yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.



Penulis: M. Marsalin PLD TPB 

Rembuk Stunting dan Musyawarah Perencanaan Penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027 Desa Durian Jaya

 


Durian Jaya, 20 Juli 2026 – Pemerintah Desa Durian Jaya melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting yang dilanjutkan dengan Musyawarah Perencanaan Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027 pada Senin, 20 Juli 2026, bertempat di Balai Desa Durian Jaya. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan 12.00 WIB dan difasilitasi oleh Tim Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Tanah Pinoh Barat bersama Pemerintah Desa.

Kegiatan dihadiri oleh Camat Tanah Pinoh Barat beserta jajaran Pemerintah Kecamatan, di antaranya Sekretaris Kecamatan, para Kepala Seksi (Kasi) dan staf kecamatan. Turut hadir Kepala Desa Durian Jaya beserta perangkat desa, Ketua dan Anggota BPD, Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa (PLD), Ketua TP PKK Desa, Kader Pembangunan Manusia (KPM), Bidan Desa, tenaga kesehatan dari Puskesmas, kader Posyandu, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta unsur kelembagaan desa lainnya.

Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Desa Durian Jaya. Dalam sambutannya, Kepala Desa menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir serta berharap kegiatan ini dapat menghasilkan usulan-usulan prioritas yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, tenaga pendamping, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkualitas serta mendukung percepatan penurunan stunting.



Dalam sambutannya, Camat Tanah Pinoh Barat memperkenalkan diri kepada seluruh peserta musyawarah sebagai Camat yang baru bertugas di Kecamatan Tanah Pinoh Barat. Beliau menyampaikan bahwa kunjungan ke Desa Durian Jaya merupakan bagian dari rangkaian agenda kunjungan kerja dan silaturahmi ke seluruh desa di wilayah Kecamatan Tanah Pinoh Barat. Sebelumnya, Camat bersama jajaran Pemerintah Kecamatan telah melaksanakan kunjungan ke Desa Pelita Jaya, Desa Laja, dan Desa Lintah Taum. Setelah kunjungan di Desa Durian Jaya, agenda berikutnya akan dilanjutkan ke Desa Bukit Raya sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara Pemerintah Kecamatan dengan seluruh pemerintah desa di wilayah Kecamatan Tanah Pinoh Barat.

Camat menegaskan bahwa kegiatan kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang perkenalan, tetapi juga sebagai sarana untuk mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi, potensi, tantangan, serta kebutuhan yang dihadapi masing-masing desa. Melalui komunikasi dan koordinasi yang baik, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, BPD, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, serta pemberdayaan masyarakat.

Selain itu, Camat mengajak seluruh peserta musyawarah untuk terus menjaga kekompakan dan semangat gotong royong dalam membangun desa. Beliau juga menekankan agar penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027 dilakukan secara partisipatif, transparan, dan mengacu pada kebutuhan riil masyarakat, termasuk mengakomodasi program-program prioritas percepatan penurunan stunting. Pemerintah Kecamatan berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan, pendampingan, dan dukungan kepada seluruh desa agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat

Pada sesi berikutnya, Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) menyampaikan materi mengenai keterkaitan hasil Rembuk Stunting dengan dokumen perencanaan desa. Disampaikan bahwa berbagai usulan yang berkaitan dengan peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, sanitasi, akses air bersih, pemberdayaan keluarga, serta edukasi pencegahan stunting perlu diintegrasikan ke dalam RKPDes Tahun Anggaran 2027 agar pelaksanaannya dapat didukung melalui program dan anggaran desa.



Dalam forum Rembuk Stunting, peserta bersama-sama membahas kondisi stunting di Desa Durian Jaya berdasarkan data yang tersedia, mengidentifikasi berbagai faktor penyebab, serta menyusun langkah-langkah penanganan yang menjadi prioritas desa. Seluruh peserta diberikan kesempatan menyampaikan masukan sehingga keputusan yang dihasilkan merupakan hasil musyawarah bersama.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Musyawarah Perencanaan Penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027. Pada sesi ini dibahas berbagai usulan pembangunan dari masyarakat yang mencakup bidang penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat, serta penanggulangan bencana, keadaan darurat, dan keadaan mendesak. Seluruh usulan yang disampaikan menjadi bahan penyusunan rancangan RKPDes Tahun Anggaran 2027 sesuai dengan skala prioritas, kebutuhan masyarakat, serta kemampuan keuangan desa.



Hasil kegiatan yang dicapai antara lain:

  1. Terlaksananya Rembuk Stunting Desa Durian Jaya dengan menghasilkan daftar usulan kegiatan prioritas dalam upaya percepatan penurunan stunting.

  2. Terhimpunnya usulan pembangunan dari seluruh unsur masyarakat sebagai bahan penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027.

  3. Terbangunnya komitmen bersama antara Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, BPD, TPP, tenaga kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan.

  4. Meningkatnya pemahaman peserta mengenai pentingnya sinkronisasi program kesehatan, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan desa dalam dokumen perencanaan tahunan.

  5. Terjalinnya silaturahmi dan koordinasi yang baik antara Camat Tanah Pinoh Barat yang baru bertugas dengan Pemerintah Desa serta masyarakat Desa Durian Jaya sebagai langkah awal memperkuat sinergi dalam pelaksanaan pembangunan desa.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh hasil musyawarah dapat menjadi dasar penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027 yang berkualitas, sesuai kebutuhan masyarakat, serta mampu mendukung percepatan penurunan stunting dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Durian Jaya.



Penulis: M. Marsalin PLD TPB 

Minggu, 19 Juli 2026

Musyawarah Perencanaan Penyusunan RKP Desa Tahun 2027 dan Rembuk Stunting Digelar di Desa Laja dan Desa Lintah Taum

 


Tanah Pinoh Barat, 17 Juli 2026 – Pemerintah Desa Laja dan Pemerintah Desa Lintah Taum melaksanakan Musyawarah Perencanaan Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun Anggaran 2027 yang dirangkaikan dengan Musyawarah Rembuk Stunting pada Jumat (17/07/2026). Kegiatan ini merupakan tahapan penting dalam penyusunan perencanaan pembangunan desa yang partisipatif sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam percepatan penurunan stunting.

Kegiatan sesi pertama dilaksanakan di Desa Laja mulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB. Setelah istirahat siang dan perjalanan menuju desa berikutnya, kegiatan dilanjutkan di Desa Lintah Taum mulai pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Musyawarah dihadiri oleh Camat Tanah Pinoh Barat beserta Sekretaris Kecamatan dan para Kepala Seksi, Kepala Desa beserta perangkat desa, Ketua dan Anggota BPD, Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa (PLD), Kapolsek Tanah Pinoh Barat, Kader Pembangunan Manusia (KPM), kader Posyandu, tenaga kesehatan desa, Ketua TP PKK Desa, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, perwakilan lembaga kemasyarakatan desa, serta unsur masyarakat lainnya.



Dalam sambutannya, Camat Tanah Pinoh Barat menyampaikan bahwa penyusunan RKP Desa harus dilakukan secara terbuka, partisipatif, dan mengacu pada kebutuhan riil masyarakat. Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, BPD, tenaga pendamping, dan seluruh unsur masyarakat agar program pembangunan tahun 2027 dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat desa.

Sementara itu, Kepala Desa menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta musyawarah yang telah memberikan perhatian terhadap proses perencanaan pembangunan desa. Kepala Desa berharap seluruh usulan yang disampaikan benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan serta kesejahteraan warga.

Pada sesi Rembuk Stunting, tenaga kesehatan bersama Kader Pembangunan Manusia (KPM) memaparkan kondisi stunting di desa serta langkah-langkah yang perlu dilakukan melalui intervensi spesifik dan intervensi sensitif. Berbagai usulan kegiatan yang mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak, gizi keluarga, sanitasi, serta pemberdayaan masyarakat dibahas sebagai bagian dari prioritas pembangunan desa.



Selanjutnya, pada pembahasan Musyawarah Perencanaan Penyusunan RKP Desa Tahun Anggaran 2027, peserta melakukan pencermatan terhadap usulan kegiatan dari masyarakat, menyusun skala prioritas pembangunan desa, serta menyepakati berbagai program yang akan dimasukkan ke dalam dokumen RKP Desa Tahun Anggaran 2027 sesuai arah kebijakan pembangunan dan kemampuan keuangan desa.



Pendamping Desa (PD) bersama Pendamping Lokal Desa (PLD) memfasilitasi jalannya musyawarah dengan memberikan pendampingan teknis agar seluruh tahapan penyusunan RKP Desa maupun hasil Rembuk Stunting dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dan dapat diintegrasikan ke dalam dokumen perencanaan desa.

Hasil kegiatan yang dicapai antara lain:

Tersusunnya daftar prioritas usulan pembangunan desa dan program percepatan penurunan stunting sebagai bahan penyusunan RKP Desa Tahun Anggaran 2027.

Terbangunnya komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung pembangunan desa yang partisipatif, transparan, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh program yang telah disepakati dapat diwujudkan dalam pelaksanaan pembangunan desa tahun 2027 sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya desa yang maju, mandiri, sehat, dan sejahtera.


Penulis: M. Marsalin PLD TPB

Senin, 13 Juli 2026

Rembuk Stunting Desa Pelita Jaya Tahun 2026 Wujudkan Komitmen Bersama dalam Upaya Pencegahan dan Penanganan Stunting


Pelita Jaya, 13 Juli 2026 – Pemerintah Desa Pelita Jaya, Kecamatan Tanah Pinoh Barat, Kabupaten Melawi, melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) Rembuk Stunting Tahun 2026 sebagai bagian dari rangkaian perencanaan pembangunan desa yang berfokus pada percepatan pencegahan dan penanganan stunting. Kegiatan ini dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan bersama pada tingkat Kecamatan Tanah Pinoh Barat.

Musyawarah dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Pelita Jaya, dilanjutkan sambutan dari Camat Tanah Pinoh Barat serta Pendamping Desa (PD) yang menyampaikan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan desa yang sehat dan bebas stunting.



Kegiatan dihadiri oleh berbagai unsur, di antaranya Camat Tanah Pinoh Barat, Kepala Desa Pelita Jaya beserta perangkat desa, Ketua dan Anggota BPD, RT/RW, Kader Pembangunan Manusia (KPM), kader Posyandu, tenaga kesehatan, PKK, Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa (PLD), operator desa, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, serta unsur lainnya sebagaimana tercantum dalam daftar hadir rapat.

Pada sesi inti, Kader Pembangunan Manusia (KPM) memaparkan hasil pendataan dan kondisi stunting di Desa Pelita Jaya, dilanjutkan penyampaian materi dari tenaga kesehatan mengenai kebijakan, upaya pencegahan, serta penanganan stunting secara konvergensi. Selanjutnya peserta melaksanakan diskusi dan musyawarah untuk menyusun usulan program prioritas pencegahan stunting yang akan diintegrasikan ke dalam dokumen perencanaan desa.



Melalui forum ini juga disepakati berbagai langkah tindak lanjut yang dituangkan dalam Berita Acara Kesepakatan Rembuk Stunting, sebagai dasar pelaksanaan program yang melibatkan seluruh unsur pemerintah desa dan masyarakat secara terpadu.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan partisipatif. Diharapkan hasil Rembuk Stunting Desa Pelita Jaya Tahun 2026 dapat menjadi acuan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, gizi, sanitasi, serta mendukung percepatan penurunan angka stunting melalui kerja sama lintas sektor di Desa Pelita Jaya.



TPP Kecamatan Tanah Pinoh Barat akan terus melakukan pendampingan kepada Pemerintah Desa agar seluruh hasil kesepakatan Rembuk Stunting dapat ditindaklanjuti dalam dokumen perencanaan desa serta diimplementasikan secara efektif demi terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.


Penulis: M. Marsalin PLD TPB 

Sabtu, 11 Juli 2026

TPP Kecamatan Tanah Pinoh Barat Fasilitasi Penginputan Data Indeks Desa Tahun 2026

 


Tanah Pinoh, Kamis, 09 Juli 2026 – Dalam rangka mendukung percepatan penyelesaian penginputan Data Indeks Desa Tahun 2026, Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Tanah Pinoh Barat yang terdiri dari Koordinator Kecamatan (Korcam) Pendamping Desa bersama Pendamping Lokal Desa (PLD) melaksanakan kegiatan fasilitasi dan pendampingan kepada pemerintah desa se-Kecamatan Tanah Pinoh Barat. Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB bertempat di Kecamatan Tanah Pinoh, dengan memanfaatkan lokasi yang memiliki jaringan internet paling stabil agar proses penginputan ke Website Indeks Desa dapat berjalan dengan lancar.

Fasilitasi ini diikuti oleh operator dan perangkat desa dari 10 desa, yaitu Pelita Jaya, Togan Baru, Ganjang, Durian Jaya, Harapan Jaya, Keluas Hulu, Laja, Lintah Taum, Ulak Muid, dan Bukit Raya. Selama kegiatan, TPP memberikan pendampingan teknis, membantu verifikasi data, serta memastikan setiap desa menginput data sesuai kondisi riil dan ketentuan yang berlaku.



Adapun fokus pendampingan dilakukan terhadap beberapa template Indeks Desa yang masih perlu dilengkapi, yaitu:

1. Template Pekerja Migran Indonesia (ID26);

2. Template Rumah Tidak Layak Huni (ID26);

3. Template BUM Desa/BUM Desa Bersama (ID26);

4. Template KPMD Posyandu (ID26);

5. Template Musyawarah Desa (ID26);

6. Template Rumah Tangga Belum Alir Listrik (ID26);

7. Template Staf/Petugas Desa dan LKD (ID26).

Selain mendampingi proses penginputan, TPP juga memberikan penjelasan mengenai tata cara pengisian, pengecekan kelengkapan dokumen pendukung, serta solusi terhadap berbagai kendala yang dihadapi oleh operator desa agar data yang disampaikan valid, akurat, dan sesuai dengan kondisi di lapangan.



Hasil Kegiatan

1. Seluruh desa berhasil melakukan penginputan dan pembaruan data pada template yang menjadi prioritas.

2. Pemahaman operator desa terhadap mekanisme pengisian Website Indeks Desa meningkat.

3. Sebagian besar data berhasil tersimpan pada sistem dan siap untuk dilakukan verifikasi lanjutan.

4. Terbangun koordinasi yang baik antara Pemerintah Desa, Pendamping Desa, dan Pendamping Lokal Desa dalam percepatan penyelesaian Indeks Desa Tahun 2026.

Masalah dan Kendala

1. Koneksi internet di beberapa lokasi kurang stabil sehingga proses login dan penyimpanan data pada Website Indeks Desa sering mengalami keterlambatan.

2. Beberapa desa masih perlu melengkapi dokumen pendukung dan melakukan penyesuaian data agar sesuai dengan kondisi terbaru.

3. Pada waktu tertentu, akses ke Website Indeks Desa cukup lambat karena tingginya jumlah pengguna yang mengakses sistem secara bersamaan.

Melalui kegiatan ini, TPP Kecamatan Tanah Pinoh Barat berkomitmen untuk terus mendampingi pemerintah desa hingga seluruh proses penginputan dan verifikasi Indeks Desa Tahun 2026 dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan, sehingga menghasilkan data desa yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan di tingkat desa maupun pemerintah daerah.


Penulis: M. Marsalin PLD TPB 

Monitoring "Menyapa Desa" Tahun 2026 Resmi Dimulai, Perkuat Sinergi dan Pembinaan Pemerintahan Desa di Kecamatan Tanah Pinoh Barat

Tanah Pinoh Barat, 10 Juli 2026 – Pemerintah Kecamatan Tanah Pinoh Barat resmi menerbitkan jadwal pelaksanaan kegiatan Monitoring "Menyapa Desa" Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat pembinaan, pengawasan, dan koordinasi penyelenggaraan pemerintahan desa di seluruh wilayah Kecamatan Tanah Pinoh Barat.


Berdasarkan surat Camat Tanah Pinoh Barat Nomor 400.1/PEM-TP/2026 tanggal 06 Juli 2026, kegiatan monitoring akan melibatkan unsur Pemerintah Kecamatan bersama Tenaga Pendamping Profesional (TPP) dan Pemerintah Desa.

Fokus monitoring meliputi beberapa agenda penting, yaitu:

1. Monitoring pelaksanaan Rembug Stunting Desa Tahun 2026.

2. Monitoring penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD).

3. Monitoring kegiatan Sarana Prasarana dan Ketahanan Pangan Desa Tahun 2026.



Selain melakukan monitoring lapangan, tim juga akan melakukan pembinaan administrasi desa, mengevaluasi realisasi penyerapan APBDes Tahap I Tahun Anggaran 2026, memeriksa dokumen pendukung kegiatan, bukti pertanggungjawaban keuangan, dokumentasi kegiatan, serta RAB kegiatan fisik desa.

Jadwal Monitoring Desa

Pelaksanaan monitoring akan dilaksanakan sesuai jadwal berikut:

1. Senin, 13 Juli 2026 : Desa Pelita Jaya

2. Rabu, 15 Juli 2026 : Desa Harapan Jaya dan Desa Keluas Hulu

3. Kamis, 16 Juli 2026 : Desa Lintah Taum dan Desa Laja

4. Senin, 20 Juli 2026 : Desa Durian Jaya dan Desa Bukit Raya

5. Rabu, 22 Juli 2026 : Desa Togan Baru dan Desa Ganjang

6. Kamis, 23 Juli 2026 : Desa Ulak Muid

Cat: Jadwal bisa saja berubah dan akan ada penyesuaian.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh pemerintah desa dapat meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, memperkuat akuntabilitas pengelolaan Dana Desa, mempercepat penanganan stunting, serta memastikan pelaksanaan program ketahanan pangan desa berjalan optimal.



Sebagai bagian dari Tim Pendamping Profesional (TPP), Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa akan terus bersinergi bersama Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa dalam memberikan pendampingan, pembinaan, serta memastikan seluruh program prioritas pemerintah dapat terlaksana secara efektif, transparan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat desa di Kecamatan Tanah Pinoh Barat.


Penulis: M. Marsalin PLD TPB 

Rabu, 08 Juli 2026

Serah Terima Jabatan Camat Tanah Pinoh Barat Berlangsung Khidmat, Wujudkan Sinergi dan Keberlanjutan Pembangunan Kecamatan

 


Tanah Pinoh Barat, 30 Juni 2026 – Pemerintah Kecamatan Tanah Pinoh Barat melaksanakan kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Camat Tanah Pinoh Barat yang bertempat di Balai Pertemuan PNPM Kecamatan Tanah Pinoh Barat, Selasa (30/06/2026). Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh unsur Pemerintah Kabupaten Melawi, Forkopimcam, kepala desa se-Kecamatan Tanah Pinoh Barat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa (PLD), perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, perwakilan perusahaan, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.


Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan doa sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa agar kegiatan berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kecamatan Tanah Pinoh Barat.

Selanjutnya, Camat Tanah Pinoh Barat yang lama, Bapak Sukamto, S.Sos, menyampaikan sambutan sekaligus menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama menjalankan tugas. Dalam kesempatan tersebut beliau berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan demi kemajuan wilayah Kecamatan Tanah Pinoh Barat.



Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Plt. Camat Tanah Pinoh Barat, Bapak Budiman, S.Sos, yang menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program-program pembangunan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pemerintah desa dan para pemangku kepentingan.

Prosesi inti berupa penyerahan memori kerja dilaksanakan sebagai simbol serah terima tanggung jawab kepemimpinan dan disaksikan langsung oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Melawi. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan kesan dari tokoh masyarakat sebagai bentuk apresiasi terhadap pengabdian Camat sebelumnya sekaligus harapan kepada pejabat yang baru.

Sebagai bentuk penghormatan, dilakukan pula penyerahan cendera mata kepada pejabat lama, kemudian dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dari seluruh tamu undangan kepada Camat lama maupun Plt. Camat Tanah Pinoh Barat.

Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin kesinambungan kepemimpinan, semakin kuatnya koordinasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Tenaga Pendamping Profesional (TPP), serta seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Tanah Pinoh Barat.



TPP Kecamatan Tanah Pinoh Barat menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan siap terus bersinergi dengan pemerintah kecamatan serta pemerintah desa dalam mendukung pembangunan desa yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.


Penulis: M. Marsalin PLD TPB 


Sinergi Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, dan PT. Mukti Plantation Perbaiki Akses Jalan Pelita Jaya – Ulak Muid

Tanah Pinoh Barat, Juli 2026 – Pemerintah Kecamatan Tanah Pinoh Barat bersama pemerintah desa melaksanakan kegiatan penanganan darurat perba...