Durian Jaya, 20 Juli 2026 – Pemerintah Desa Durian Jaya melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting yang dilanjutkan dengan Musyawarah Perencanaan Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027 pada Senin, 20 Juli 2026, bertempat di Balai Desa Durian Jaya. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan 12.00 WIB dan difasilitasi oleh Tim Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Tanah Pinoh Barat bersama Pemerintah Desa.
Kegiatan dihadiri oleh Camat Tanah Pinoh Barat beserta jajaran Pemerintah Kecamatan, di antaranya Sekretaris Kecamatan, para Kepala Seksi (Kasi) dan staf kecamatan. Turut hadir Kepala Desa Durian Jaya beserta perangkat desa, Ketua dan Anggota BPD, Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa (PLD), Ketua TP PKK Desa, Kader Pembangunan Manusia (KPM), Bidan Desa, tenaga kesehatan dari Puskesmas, kader Posyandu, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta unsur kelembagaan desa lainnya.
Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Desa Durian Jaya. Dalam sambutannya, Kepala Desa menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir serta berharap kegiatan ini dapat menghasilkan usulan-usulan prioritas yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, tenaga pendamping, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkualitas serta mendukung percepatan penurunan stunting.
Dalam sambutannya, Camat Tanah Pinoh Barat memperkenalkan diri kepada seluruh peserta musyawarah sebagai Camat yang baru bertugas di Kecamatan Tanah Pinoh Barat. Beliau menyampaikan bahwa kunjungan ke Desa Durian Jaya merupakan bagian dari rangkaian agenda kunjungan kerja dan silaturahmi ke seluruh desa di wilayah Kecamatan Tanah Pinoh Barat. Sebelumnya, Camat bersama jajaran Pemerintah Kecamatan telah melaksanakan kunjungan ke Desa Pelita Jaya, Desa Laja, dan Desa Lintah Taum. Setelah kunjungan di Desa Durian Jaya, agenda berikutnya akan dilanjutkan ke Desa Bukit Raya sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara Pemerintah Kecamatan dengan seluruh pemerintah desa di wilayah Kecamatan Tanah Pinoh Barat.
Camat menegaskan bahwa kegiatan kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang perkenalan, tetapi juga sebagai sarana untuk mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi, potensi, tantangan, serta kebutuhan yang dihadapi masing-masing desa. Melalui komunikasi dan koordinasi yang baik, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, BPD, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, serta pemberdayaan masyarakat.
Selain itu, Camat mengajak seluruh peserta musyawarah untuk terus menjaga kekompakan dan semangat gotong royong dalam membangun desa. Beliau juga menekankan agar penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027 dilakukan secara partisipatif, transparan, dan mengacu pada kebutuhan riil masyarakat, termasuk mengakomodasi program-program prioritas percepatan penurunan stunting. Pemerintah Kecamatan berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan, pendampingan, dan dukungan kepada seluruh desa agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat
Pada sesi berikutnya, Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) menyampaikan materi mengenai keterkaitan hasil Rembuk Stunting dengan dokumen perencanaan desa. Disampaikan bahwa berbagai usulan yang berkaitan dengan peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, sanitasi, akses air bersih, pemberdayaan keluarga, serta edukasi pencegahan stunting perlu diintegrasikan ke dalam RKPDes Tahun Anggaran 2027 agar pelaksanaannya dapat didukung melalui program dan anggaran desa.
Dalam forum Rembuk Stunting, peserta bersama-sama membahas kondisi stunting di Desa Durian Jaya berdasarkan data yang tersedia, mengidentifikasi berbagai faktor penyebab, serta menyusun langkah-langkah penanganan yang menjadi prioritas desa. Seluruh peserta diberikan kesempatan menyampaikan masukan sehingga keputusan yang dihasilkan merupakan hasil musyawarah bersama.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Musyawarah Perencanaan Penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027. Pada sesi ini dibahas berbagai usulan pembangunan dari masyarakat yang mencakup bidang penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat, serta penanggulangan bencana, keadaan darurat, dan keadaan mendesak. Seluruh usulan yang disampaikan menjadi bahan penyusunan rancangan RKPDes Tahun Anggaran 2027 sesuai dengan skala prioritas, kebutuhan masyarakat, serta kemampuan keuangan desa.
Hasil kegiatan yang dicapai antara lain:
Terlaksananya Rembuk Stunting Desa Durian Jaya dengan menghasilkan daftar usulan kegiatan prioritas dalam upaya percepatan penurunan stunting.
Terhimpunnya usulan pembangunan dari seluruh unsur masyarakat sebagai bahan penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027.
Terbangunnya komitmen bersama antara Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, BPD, TPP, tenaga kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan.
Meningkatnya pemahaman peserta mengenai pentingnya sinkronisasi program kesehatan, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan desa dalam dokumen perencanaan tahunan.
Terjalinnya silaturahmi dan koordinasi yang baik antara Camat Tanah Pinoh Barat yang baru bertugas dengan Pemerintah Desa serta masyarakat Desa Durian Jaya sebagai langkah awal memperkuat sinergi dalam pelaksanaan pembangunan desa.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh hasil musyawarah dapat menjadi dasar penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027 yang berkualitas, sesuai kebutuhan masyarakat, serta mampu mendukung percepatan penurunan stunting dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Durian Jaya.
Penulis: M. Marsalin PLD TPB





Tidak ada komentar:
Posting Komentar